Banding · Fibero vs Splynx

Fibero vs Splynx — Aplikasi operasi Indonesia-first untuk ISP fiber.

Splynx adalah veteran OSS/BSS untuk operator broadband global. Fibero dibangun spesifik untuk operator FTTH Indonesia: UI 100% Bahasa Indonesia, server Jakarta/Surabaya, kepatuhan UU PDP 2022, roadmap QRIS dan e-Faktur DJP. Banding jujur di bawah.

Singkatnya — kapan masing-masing menang.

Splynx menang kalau Anda multi-country, multi-currency, EN ops team. Fibero menang kalau Anda operator FTTH Indonesia yang capek menerjemahkan UI, eksport CSV manual untuk QRIS, dan jelaskan kepatuhan PDP ke auditor sendiri.

Fibero menang ketika…

  • Operator FTTH Indonesia 50–5.000 pelanggan
  • Tim ops non-coder yang butuh UI Bahasa Indonesia
  • Butuh kepatuhan UU PDP 2022 tertulis
  • Roadmap QRIS / e-Faktur DJP penting untuk Anda
  • Mau support WhatsApp jam WIB

Splynx menang ketika…

  • ISP multi-country, multi-currency
  • Tim ops berbahasa Inggris
  • Butuh modul VoIP atau broadband legacy
  • Butuh konektor OLT spesifik yang belum ada di Fibero

Fitur per fitur, tanpa hype.

Tabel jujur. Kami tidak akan klaim fitur yang belum ada di Fibero — yang masih roadmap kami tandai.

Fibero
Anda di sini
Splynx
OSS/BSS asal Latvia · EN
Bahasa antarmuka 100% Bahasa Indonesia Bahasa Inggris (parsial ID)
Lokasi data center Jakarta & Surabaya EU / multi-region asing
Kepatuhan UU PDP 2022 Ya Tidak eksplisit
Peta jaringan di koordinat GPS (GIS) Ya Ya
Topologi POP → OLT → ODC → ODP → Rumah Native Custom modul
RADIUS terintegrasi (FreeRADIUS + MikroTik) Ya Ya
Roadmap QRIS / Virtual Account / e-wallet Indo Rilis publik (Midtrans/Xendit) Tidak
Roadmap e-Faktur DJP Ya Tidak
Dukungan & support jam WIB Bahasa Indonesia Ya Email EN, jam EU
Self-host opsional yes (tier Skala) Ya
Setup awal & migrasi 1–5 hari, didampingi tim 1–2 minggu, sebagian besar DIY
Harga publik tertulis TBA — early-bird 24 bulan price-lock USD per pelanggan (mulai ~$0.5–1)
Audit log built-in untuk auditor Ya Sebagian
Multi-tenant per enterprise Ya Ya

Diakui jujur — tidak semua tentang kami.

Fibero pros
  • UI 100% Bahasa Indonesia — onboarding teknisi cepat
  • Server di Jakarta & Surabaya — latency rendah, kepatuhan PDP 2022
  • Roadmap QRIS, Virtual Account, e-wallet via Midtrans/Xendit
  • Roadmap e-Faktur DJP
  • Support WhatsApp jam WIB
  • Harga early-bird dikunci 24 bulan, tanpa per-seat charge
  • Migrasi didampingi 4–7 hari kerja
Splynx pros
  • Veteran sejak 2013 — fitur sangat lengkap
  • Konektor OLT-level lebih luas (ZTE, Huawei, BDCOM, V-Sol, Fiberhome)
  • Modul VoIP / broadband non-fiber
  • Marketplace integrasi pihak ketiga lebih besar
  • Self-host & cloud sama-sama matang

Pertanyaan operator yang mempertimbangkan keduanya.

Apakah Fibero menggantikan Splynx?

Untuk operator FTTH di Indonesia — bisa. Fibero menyatukan FiberMap (peta jaringan), pelanggan + paket, tiket SLA, RADIUS, dan billing dalam UI Bahasa Indonesia. Beberapa fitur enterprise legacy Splynx (modul broadband non-fiber, voice billing telepon) tidak ada di Fibero karena di luar fokus FTTH Indonesia.

Splynx lebih lengkap — kenapa pilih Fibero?

Splynx lengkap untuk pasar global EN. Untuk Indonesia, Fibero unggul di: UI 100% Bahasa Indonesia, server Jakarta/Surabaya, kepatuhan UU PDP 2022, roadmap QRIS/VA/e-wallet Indonesia, support WIB. Buat tim ops non-coder, ini menghemat waktu setiap hari.

Berapa lama migrasi dari Splynx ke Fibero?

ISP <500 pelanggan: 4 hari kerja dengan pendampingan. 500–2.000 pelanggan: 5–7 hari. Kami export data Anda dari Splynx (pelanggan, paket, mapping ODP), import ke Fibero, pilot 5 pelanggan dulu untuk verifikasi, lalu cutover bertahap per ODP.

Bagaimana dengan harga?

Splynx harga per-pelanggan dalam USD (mulai ~$0.5–1/pelanggan/bulan untuk basic). Fibero harga publik diumumkan saat rilis publik H2 2026; peserta alpha & early access mengunci harga 24 bulan, tanpa per-seat charge.

Saya pakai OLT ZTE/Huawei — Fibero mendukung?

Fase awal Fibero: RADIUS (FreeRADIUS) + MikroTik via RouterOS API. Konektor OLT-level (ZTE, Huawei, BDCOM, V-Sol) dirilis bertahap setelah uji terbatas. Splynx punya konektor OLT lebih luas saat ini.

Apakah Splynx bisa dipakai dalam Bahasa Indonesia?

Splynx menyediakan localization parsial via terjemahan komunitas, tetapi UI bawaan adalah Bahasa Inggris. Fibero adalah Indonesian-first — UI, dokumentasi, dan support semua Bahasa Indonesia.

Mau coba Fibero untuk jaringan FTTH Anda?

Alpha aktif bersama operator FTTH Indonesia. Daftar tunggu gratis, tanpa kartu kredit. Peserta early access mengunci harga 24 bulan.

Daftar tunggu Pelajari Fibero