Alpha aktif · ISP design partner · rilis publik H2 2026

Peta, pelanggan, RADIUS, tagihan — satu sistem.

Fibero adalah Aplikasi operasi ISP fiber di Indonesia. Dibangun bersama operator FTTH lokal yang lelah switching antara Google My Maps, Excel, WinBox, dan grup WhatsApp cuma untuk menjawab satu pertanyaan: siapa offline sekarang?

Tahap
Alpha tertutup · aktif
Rilis publik
H2 2026 (target)
Early-bird harga
Dikunci 24 bulan
app.fibero.id / peta · Lumajang
⌘K
Fibero FiberMap — topologi POP/OLT/ODC/ODP/Rumah di koordinat GPS asli
Alpha aktif Sedang co-design bersama operator FTTH partner. Daftar tunggu untuk early access saat beta dibuka.
Daftar tunggu →

Bukan jaringan Anda yang lambat. Tools Anda yang lambat.

Operator FTTH Indonesia menjalankan jaringan 2026 di atas tools 2014: Google My Maps, Excel kabel, WinBox, dan grup WA. Saat satu ODP putus, ini yang sebenarnya terjadi:

02:14
Pelanggan #1 telepon
“Pak, internet mati total.” Anda buka WA grup teknisi. Belum ada respons.
02:21
Buka Google My Maps
Cari ODP terdekat di area Jogoyudan. Pin-nya geser. Anda belum yakin ini ODP mana.
02:28
Buka Excel pelanggan
Filter manual: siapa saja yang terhubung ke ODP-LMJ-07? Sheet sudah 9 tab. Formula putus.
02:34
Buka WinBox
Cek port di OLT. PPPoE session offline 11 user — tapi siapa nama mereka?
02:47
Cross-reference
Salin username RADIUS ke Excel. Lookup nama pelanggan. 3 di antaranya sudah pindah 2 bulan lalu.
02:54
Telepon teknisi
Bagus W. lagi tugas di Sukomakmur. Indra P. tidur. Anda akhirnya berangkat sendiri.
03:12
Pelanggan #4 WA
“Halo Pak masih mati ya?” 4 dari 8 pelanggan terdampak sudah ngamuk di WA.
Total
58 menit
dari telepon pertama sampai Anda sampai di lokasi.
Pelanggan terdampak
8
4 sudah komplain. SLA premium 4-jam bobol.
Tools dipakai
4
My Maps, Excel, WinBox, WA. Tidak ada yang tahu jawaban lengkap.
Di Fibero
< 2 menit
Buka peta → klik ODP-LMJ-07 → 11 pelanggan, nama lengkap, riwayat sinyal, kabel terkait. Tiket auto-buka, teknisi di-assign.

Enam modul. Satu database. Satu jawaban.

Semua modul Fibero menulis ke schema yang sama. Pasang pelanggan baru di satu form — peta, RADIUS, invoice, dan tiket onboarding ikut terisi. Pertanyaan apapun ke jaringan Anda dijawab dari satu tempat.

Petakan setiap meter kabel

POP, OLT, ODC, ODP, dan rumah pelanggan diletakkan di koordinat GPS asli di atas peta Indonesia. Tarik kabel di peta — sistem mencatat panjangnya, parent port, dan kapasitas terpakai.

GIS · OpenStreetMap · Leaflet

Satu kartu, semua jawaban pelanggan

Profil pelanggan, paket aktif, ODP induk, port di OLT, sesi RADIUS, riwayat tiket, dan status tagihan — di satu halaman. Tidak perlu cross-check 4 sheet Excel lagi.

CRM · Paket berjenjang · Status RADIUS

Tiket dengan konteks otomatis

Catat keluhan dari pelanggan, sistem isi lokasi, ODP induk, dan paket aktif sendiri. SLA timer per kategori paket. Tiket overdue muncul di laporan harian, bukan disembunyikan di grup WA.

Kategori · SLA · Riwayat per pelanggan

RADIUS yang ngerti workflow Anda

FreeRADIUS terintegrasi dengan profil bandwidth otomatis menyesuaikan paket. Tandai isolir / re-aktivasi dari UI, status tersinkron — tanpa SSH ke MikroTik tengah malam.

FreeRADIUS · MikroTik · CoA · Grace period

Tagihan yang tidak hilang di WA

Invoice per pelanggan dengan tracking jatuh tempo, status pembayaran, dan grace period sebelum isolir.

Invoice · Pembayaran

Laporan yang Anda kirim ke owner

MRR, ARPU, churn per ODP, paket terlaris, SLA at-risk, pendapatan per area. Export CSV / JSON kapan saja — data tetap milik Anda.

Dashboard · MRR · CSV · API

Setiap meter kabel di peta. Setiap tiket di papan.

Screenshot nyata dari alpha aktif — bukan mockup. Tiga modul inti yang dipakai ISP design partner setiap hari. Tab antara desktop dan tampilan teknisi di lapangan.

app.fibero.id / peta
Fibero Peta — tampilan desktop
Fibero Peta — tampilan teknisi di lapangan (mobile)

FiberMap — sesuai cara fiber dibangun.

Topologi POP → OLT → ODC → ODP → Rumah di koordinat GPS asli. Saat ODP-07 putus, Fibero menampilkan persis 11 pelanggan mana yang terdampak, kapasitas tersisa, dan riwayat perubahan kabel di area itu.

POP POP-LMJ-01 OLT OLT-LMJ-A1 ODC ODC-LMJ-03 ODP ODP-LMJ-07 Rumah PLG-04812
  • Drag & drop dari peta — hierarki tersusun otomatis
  • Port & kapasitas terlacak per ODC/ODP — terpakai vs tersisa
  • Riwayat perubahan: setiap kabel ditarik/dipindah/dipotong jadi event
  • Filter per status: aktif, peringatan, bermasalah
  • Sidebar detail ODP — port aktif vs idle real-time
  • Bookmark area kerja per teknisi
app.fibero.id / pelanggan
Fibero Pelanggan — tampilan desktop
Fibero Pelanggan — tampilan teknisi di lapangan (mobile)

Pelanggan, paket, RADIUS — satu form.

Daftar pelanggan baru di satu form: paket, profil RADIUS, ODP induk, dan invoice pertama ikut terisi. Tunggakan lewat grace period? Isolir satu klik, sinkron ke MikroTik via API.

  • Profil bandwidth otomatis menyesuaikan paket lewat RADIUS
  • Isolir & buka isolir dari UI — tersinkron ke MikroTik via API
  • MRR, ARPU, churn auto dari data — bukan Excel terpisah
  • Filter cepat: aktif, isolir, grace period, pendaftaran baru
  • Import topologi & pelanggan dari template Excel/CSV
  • Detail pelanggan + invoice + status RADIUS dalam satu panel
app.fibero.id / tiket
Fibero Tiket — tampilan desktop
Fibero Tiket — tampilan teknisi di lapangan (mobile)

Tiket dengan konteks lengkap.

Setiap tiket membawa lokasi pelanggan, ODP induk, kategori SLA, dan teknisi yang ditugaskan — di satu halaman, tanpa lompat-lompat aplikasi.

  • Kategori tiket dengan target SLA per kelas paket
  • Avg waktu resolusi & SLA hampir lewat di header papan
  • Drag antar kolom: terbuka → dikerjakan → selesai
  • Catatan & riwayat tiket per pelanggan (audit-ready)
  • Indikator SLA at-risk otomatis muncul di laporan operasional

Kenapa tidak terus pakai yang sekarang?

Tabel jujur — yang sudah dibangun di Fibero, yang roadmap, dan apa yang dilakukan operator lain. Kami tidak akan klaim fitur yang belum ada.

Fibero
Anda di sini
Excel + WA + WinBox
MikroTik UM
ISPApp / Splynx
ABills
Peta jaringan di koordinat asli (GIS) Ya Google My Maps terpisah Tidak Ya Sebagian
Topologi POP → OLT → ODC → ODP → Rumah Ya Tidak Tidak Sebagian Sebagian
Manajemen pelanggan + paket terhubung ke ODP Ya Excel manual Tidak Ya Ya
Tiket dengan SLA per kategori paket Ya Grup WA Tidak Ya Sebagian
RADIUS terintegrasi (FreeRADIUS + MikroTik) Ya Tidak Ya Ya Ya
Invoice & tracking pembayaran Ya Ledger manual Tidak Ya Ya
UI 100% Bahasa Indonesia (bukan terjemahan) Ya Tidak Tidak Tidak
Server di Indonesia + kepatuhan PDP 2022 Ya Tidak self-host
Audit log built-in (export untuk auditor) Ya Tidak Tidak Sebagian Sebagian
Support WIB · Bahasa Indonesia Ya Forum EN Email EN Forum RU
Self-hostable opsional yes (tier Skala) Ya Tidak Ya
Setup awal 1–5 hari, didampingi Gratis tapi DIY selamanya 1 hari (cuma RADIUS) 1–2 minggu 1–4 minggu, butuh sysadmin
Sebagian — fitur ada tapi tidak full-fledged untuk workflow ISP Indonesia. Roadmap items akan kami umumkan di changelog publik begitu rilis.

Bukan SaaS impor yang dipaksa jalan di sini.

ISP fiber Indonesia punya kerumitan sendiri — pembayaran via banyak channel, tiket via WhatsApp, kepatuhan PDP 2022. Fibero dibangun dengan asumsi itu sebagai default. Ada label di setiap kartu — yang sudah ada vs yang dijadwalkan.

Bahasa Indonesia

Sudah jalan

UI, dokumen, dan tiket — semua native Bahasa. Bukan terjemahan setengah jalan.

Server Indonesia

Sudah jalan

Hosting di Jakarta & Surabaya. Latensi rendah, kepatuhan PDP, data Anda tidak kemana-mana.

Dukungan WIB

Sudah jalan

Tim support manusia berbasis di Indonesia, jam kerja Senin–Sabtu 08:00–22:00 WIB.

Tagihan Rupiah

Sudah jalan

Invoice dalam Rupiah dengan dukungan PPN sesuai aturan DJP.

Dari Excel ke Fibero dalam 4 hari kerja.

ISP 500-an pelanggan rata-rata selesai dalam 4 hari. ISP 2.000+ kami dampingi 5–7 hari dengan cutover bertahap per ODP. Tidak ada down-time dipaksakan; pilot dulu, baru sisanya.

01
Hari 0

Onboarding call · 60 menit

Kami zoom dengan Anda + 1 teknisi. Lihat topologi existing Anda, sampling 5 pelanggan, lalu rencanakan urutan import.

  • Pertanyaan teknis: OLT merek apa, RADIUS apa
  • Demo workspace test dengan data Anda
  • Jadwal migrasi disepakati
02
Hari 1–2

Import topologi & pelanggan

Anda kirim Excel kabel + daftar pelanggan dalam template kami. Kami import, validasi, dan tunjukkan hasilnya di peta — Anda tinggal review.

  • Template Excel / CSV disediakan
  • Anchor di koordinat Google My Maps existing
  • Validation report: pelanggan yang ODP-nya tidak ketemu
03
Hari 3

RADIUS & test cutover

Kami konfigurasi FreeRADIUS atau hubungkan ke MikroTik User Manager Anda. 5 pelanggan dipindah dulu sebagai pilot — kalau sukses, sisanya bertahap.

  • FreeRADIUS profile sync
  • MikroTik PPPoE via API
  • Pilot 5 pelanggan dipindah dulu — rollback aman
04
Hari 4

Go-live · tim Anda mulai pakai

Sesi training 90 menit untuk ops team. Kami stay di WA grup selama 2 minggu pertama — bug fix langsung, bukan support ticket berhari-hari.

  • Training 90 menit (bisa direkam)
  • WA support grup 2 minggu
  • Weekly check-in selama bulan pertama

Yang sudah jalan, sedang dibangun, dan datang nanti.

Kami tidak punya kepentingan menyembunyikan roadmap dari calon pelanggan. Kalau fitur yang Anda butuhkan ada di kolom “Setelah uji terbatas” atau “Pasca-rilis”, kami jujur soal itu — jadi Anda bisa rencanakan kapan masuk.

Sudah jalan
Live di workspace alpha bersama design partner
  • FiberMap — POP/OLT/ODC/ODP/Rumah di Leaflet
  • Manajemen pelanggan + paket terhubung ODP
  • Tiket dengan kategori & SLA per kelas paket
  • RADIUS terintegrasi (FreeRADIUS + MikroTik) — sync manual
  • Invoice + status pembayaran + grace period
  • Audit log untuk setiap perubahan
  • Multi-user dengan kontrol akses per POP
  • Laporan MRR / ARPU / churn / SLA at-risk
Sedang dibangun
Aktif sekarang — siap untuk beta tertutup berikutnya
  • Importer Excel / CSV dengan template & validation report
  • Sync RADIUS otomatis (event-driven, bukan polling)
  • Mobile-friendly view untuk teknisi lapangan
  • Workspace seed sample untuk demo publik
  • Gateway pembayaran QRIS via Midtrans (sandbox)
Di rilis publik
Target H2 2026 — dirilis di peluncuran umum
  • Konektor OLT-level (ZTE C320, Huawei MA5800)
  • Template invoice PDF + share link WA
  • API publik + webhook untuk integrasi custom
Pasca-rilis
Setelah rilis publik — antrian terbuka
  • Integrasi e-Faktur DJP (PPN + materai)
  • WA Business API official (auto-template tiket)
  • Konektor OLT tambahan: BDCOM, V-Sol, Cisco
  • Opsi self-host (Docker compose) untuk tier Skala
  • DPA tertulis (UU PDP 2022) untuk tier Skala
  • Multi-region deploy (Surabaya secondary)
  • White-label opsi untuk reseller ISP
  • Aplikasi pelanggan (lihat tagihan, lapor gangguan)

Banyak jaringan FTTH di Indonesia masih dioperasikan dengan Google My Maps, Excel, WinBox, dan grup WhatsApp. Saat ODP putus, tim ops harus loncat antar tools cuma untuk tahu siapa yang offline — buka My Maps, scroll Excel, cross-check WinBox, lalu telepon satu-satu. Padahal jawaban itu seharusnya satu klik di peta.

Fibero bukan SaaS asing yang ditranslate setengah jalan. Kami bangun dari nol bersama operator FTTH design partner yang ingin tetap anonim sampai rilis publik — dengan vocabulary, payment rails, dan regulasi Indonesia sebagai default.

Prinsip kami
Indonesia-first
Bahasa, Rupiah, QRIS, dan PDP 2022 sebagai default — bukan tambahan.
Open & portable
Data Anda milik Anda. Export CSV/JSON kapan saja, tanpa lock-in. Self-host opsional pada tier Skala.
Dibangun publik
Roadmap terbuka, changelog publik, dan WA grup partner — bukan support ticket berbahasa Inggris.
Jujur tentang roadmap
Fitur yang belum dibangun ditandai ‘Rilis publik’ di tabel banding. Tidak ada vapor.

Berbasis pelanggan aktif. Bayar saat tumbuh.

Kami sedang memfinalisasi harga bersama ISP partner. Target: lebih ekonomis dari ISPApp/Splynx dan sebanding dengan biaya gabungan tools yang Anda pakai sekarang (My Maps + Excel + WinBox + WA + ledger manual = ~jam tim yang hilang).

Anchor pasar
ISPApp / Splynx
Cloud OSS/BSS asing · EN-only
$$$/mo
MikroTik User Manager
Gratis · RADIUS saja, tanpa peta/tiket/billing
Rp 0
Tools patchwork (status quo)
My Maps + Excel + WinBox + WA + ledger
Jam tim
Fibero — early-bird
Indonesia-first · 24 bulan price-lock
TBA Q3

Pemula

RT/RW-net & ISP fiber baru

≤ 200 pelanggan aktif
Harga diumumkan saat rilis publik · early-bird dikunci 24 bulan
  • FiberMap dasar (POP, OLT, ODC, ODP, Rumah)
  • Manajemen pelanggan & paket
  • RADIUS terintegrasi (FreeRADIUS + MikroTik)
  • Invoice & status tagihan
  • 1 admin + 2 teknisi
Daftar tunggu
Direkomendasikan

Pertumbuhan

ISP fiber kota & kabupaten

200 – 5.000 pelanggan aktif
Harga diumumkan saat rilis publik · early-bird dikunci 24 bulan
  • Semua dari Pemula
  • Tiket dengan SLA per kategori paket
  • Notifikasi pelanggan via WA (roadmap)
  • Laporan MRR / ARPU / churn
  • Multi-user dengan kontrol akses per POP
  • Audit log lengkap
Daftar tunggu

Skala

ISP regional & holding

> 5.000 pelanggan aktif
Custom
Bicara dengan tim · proposal dalam 48 jam
  • Semua dari Pertumbuhan
  • SLA & dukungan dedicated WIB
  • API & integrasi custom
  • DPA (PDP 2022) tertulis
  • Skema deploy khusus
  • On-prem opsional
Bicara dengan tim
JAMINAN HARGA · Peserta alpha dan early access dari daftar tunggu mengunci harga selama 24 bulan, walau harga publik naik nanti. Tidak ada per-seat charge tambahan dalam tier — Anda bisa tambah teknisi tanpa biaya.
Alpha aktif · daftar tunggu early access dibuka

Operasikan jaringan Anda tanpa drama.

Fibero sedang alpha bersama operator FTTH partner. Daftar tunggu sekarang — dapat undangan duluan saat beta tertutup dibuka, plus penguncian harga 24 bulan saat rilis publik. Gratis, tidak mengikat, tidak butuh kartu kredit.

01
Early access saat beta dibuka
Anda dapat undangan duluan saat beta tertutup dibuka — di depan antrian publik
02
Penguncian harga 24 bulan
Harga rilis publik dikunci untuk Anda — walau harga naik nanti
03
Pengaruh ke roadmap
Fitur yang Anda butuhkan masuk antrian prioritas; check-in dengan tim produk
04
Migrasi didampingi gratis
Tim kami import topologi & pelanggan Anda saat onboarding
Alpha
ISP design partner aktif
H2 2026
Rilis publik (target)
24 bln
Penguncian harga early-bird

Pertanyaan yang paling sering kami dengar.

Ada pertanyaan yang belum terjawab? Daftar tunggu dan tulis pertanyaan Anda di kuesioner singkat — kami balas dalam 24 jam (WIB) dengan jawaban manusia, bukan auto-reply.

Tidak. Fibero adalah layer manajemen di atas perangkat Anda. RouterOS dan OLT tetap jalan; Fibero membaca status dan menjalankan perintah konfigurasi (isolir, ubah profil, dll.) lewat API resmi. Anda bisa berhenti pakai Fibero kapan saja — perangkat Anda tidak terkunci ke kami.
ISP <500 pelanggan: rata-rata 4 hari kerja dengan pendampingan. ISP 500–2.000: 5–7 hari dengan cutover bertahap per ODP. ISP >2.000: 2 minggu dengan pilot 5 pelanggan dulu. Kami sediakan template Excel/CSV, kerjakan import bareng, dan stay di WA grup 2 minggu pertama.
Fase awal: FreeRADIUS + provisioning MikroTik via RouterOS API tersedia. Konektor OLT-level untuk ZTE (C320/C300), Huawei (MA5680T/MA5800), BDCOM (P3310B), dan V-Sol (V1600D) dirilis bertahap setelah uji terbatas. OLT yang belum punya konektor tetap bisa dipakai — Anda kelola PPPoE via RADIUS, topologi via FiberMap.
Tahap alpha: invoice dan tracking pembayaran manual (Anda atau staf input pembayaran masuk). Saat rilis publik: integrasi gateway QRIS, Virtual Account bank, dan e-wallet via Midtrans/Xendit dengan link pembayaran WA/SMS. Setelah pembayaran terkonfirmasi, status RADIUS pulih otomatis.
Server kami di Jakarta dan Surabaya, dienkripsi at-rest (AES-256) dan in-transit (TLS 1.3). Kami patuh UU PDP 2022 dan memberikan kontrak Data Processing Agreement (DPA) untuk paket Skala. Audit log built-in mencatat setiap perubahan. Anda pemilik datanya; bisa export sebagai CSV/JSON kapan saja.
Daftar tunggu gratis, tidak mengikat, tidak butuh kartu kredit. Peserta alpha dan early access dari daftar tunggu dapat penguncian harga 24 bulan saat harga diumumkan di rilis publik — walau harga naik nanti. Jadi mendaftar lebih awal hanya untung, tidak ada downside.
Tergantung. Kalau Anda happy dan tidak butuh peta jaringan native + UI Bahasa Indonesia + roadmap QRIS/e-Faktur DJP, mungkin tidak. Kalau Anda sering switching antara billing app dan tool lain untuk jawab 1 pertanyaan, Fibero menyatukan itu. Kami sediakan importer dari beberapa sistem populer setelah uji terbatas.
UI 100% Bahasa Indonesia, dirancang dengan operator non-coder sebagai design partner. Onboarding berupa video call 60 menit + training 90 menit untuk ops team. Tidak ada CLI, tidak ada SQL, tidak ada konfigurasi YAML. Kami stay di WA grup 2 minggu pertama untuk pertanyaan harian.
Anda export semua data sebagai CSV/JSON kapan saja — pelanggan, topologi, invoice, audit log. Tier Skala dapat opsi self-host (deploy di server Anda sendiri). Kontrak DPA Skala juga mengatur eskrow source code dalam kondisi tertentu. Tidak ada lock-in.
Tahap alpha tertutup: sedang berjalan bersama operator FTTH design partner. Beta tertutup: dibuka berikutnya untuk peserta early access dari daftar tunggu. Rilis publik: target H2 2026. Harga early-bird dikunci 24 bulan untuk peserta alpha dan early access. Target tanggal bisa bergeser — kami umumkan di newsletter daftar tunggu.
L