Banding · Fibero vs ABills

Fibero vs ABills — dari legacy self-host ke cloud modern.

ABills adalah platform billing ISP veteran berbasis Perl yang dirilis sejak awal 2000-an. Fibero adalah aplikasi operasi modern cloud-first dengan UI Bahasa Indonesia. Tabel jujur — kapan tetap pakai ABills, kapan saatnya pindah.

Singkatnya — kapan masing-masing menang.

ABills menang kalau Anda punya sysadmin Linux yang nyaman dengan Perl & legacy stack dan tidak butuh UI modern. Fibero menang kalau tim ops Anda non-sysadmin, butuh onboarding teknisi cepat, dan ingin peta jaringan + tiket SLA + roadmap pembayaran Indonesia.

Fibero menang ketika…

  • Sysadmin ABills resign atau pensiun
  • Butuh UI modern untuk onboarding teknisi cepat
  • Butuh peta jaringan GIS native + tiket SLA
  • Butuh kepatuhan UU PDP 2022 dan roadmap QRIS / e-Faktur DJP
  • Ingin update & maintenance otomatis

ABills menang ketika…

  • Punya sysadmin Linux yang nyaman dengan Perl
  • Anggaran nol mutlak (open-source)
  • Butuh modul VoIP / SMS gateway
  • Sudah berjalan stabil tanpa keluhan tim ops

Fitur per fitur, tanpa hype.

Tabel jujur. Kami tidak akan klaim fitur yang belum ada di Fibero — yang masih roadmap kami tandai.

Fibero
Anda di sini
ABills
Self-host legacy · Perl
Bahasa antarmuka 100% Bahasa Indonesia EN / RU (interface lawas)
Deployment model Cloud-first + self-host opsional Self-host saja
Setup awal 1–5 hari, didampingi 1–4 minggu, butuh sysadmin Linux
Peta jaringan GIS native Ya Sebagian
Topologi POP/OLT/ODC/ODP/Rumah Ya Sebagian
RADIUS terintegrasi Ya Ya
Tiket dengan SLA per kategori paket Ya Sebagian
Invoice & tracking pembayaran Ya Ya
Roadmap QRIS / VA / e-wallet Indonesia Ya Tidak
Modern UI/UX (2026) Ya Antarmuka lawas
Audit log built-in untuk auditor Ya Sebagian
Dukungan resmi Bahasa Indonesia yes (WIB) Forum RU/EN
Update & maintenance otomatis yes (cloud) Manual sysadmin
Server di Indonesia Jakarta & Surabaya Tergantung infra Anda

Diakui jujur — tidak semua tentang kami.

Fibero pros
  • UI modern 100% Bahasa Indonesia
  • Cloud-first — tanpa sysadmin Linux
  • Peta jaringan native + tiket SLA
  • Roadmap QRIS / VA / e-wallet Indonesia
  • Audit log built-in
  • Update otomatis tanpa downtime
  • Self-host tersedia pada tier Skala
ABills pros
  • Gratis & open-source
  • Komunitas self-host yang dewasa
  • Modul SMS gateway / VoIP tersedia
  • Kontrol penuh atas data di infra Anda

Pertanyaan operator yang mempertimbangkan keduanya.

Apakah Fibero alternatif ABills modern?

Ya. ABills adalah platform billing ISP legacy berbasis Perl dengan UI lawas dan butuh sysadmin Linux untuk operasi. Fibero adalah cloud-first dengan UI modern Bahasa Indonesia, opsi self-host pada tier Skala, dan tidak butuh sysadmin in-house.

Berapa lama migrasi dari ABills ke Fibero?

Tergantung kompleksitas instansi ABills Anda. ISP <500 pelanggan: 4 hari. 500–2.000: 5–7 hari. Kami export data ABills (pelanggan, paket, RADIUS profile, mapping perangkat) ke template Fibero. Pilot 5 pelanggan dulu untuk verifikasi.

Saya sudah self-host ABills bertahun-tahun — kenapa pindah?

Beberapa alasan operator pindah: (1) sysadmin Linux yang mengelola ABills resign atau pensiun, (2) UI lawas memperlambat onboarding teknisi baru, (3) butuh peta jaringan native dan tiket dengan SLA, (4) butuh kepatuhan UU PDP 2022 tertulis, (5) butuh roadmap QRIS / e-Faktur DJP.

Apakah Fibero bisa di-self-host seperti ABills?

Ya, pada tier Skala. Fibero menyediakan opsi deployment self-host atau cluster terdedikasi untuk ISP regional/holding. Eskrow source code juga tersedia di kontrak DPA Skala.

Bagaimana dengan modul SMS gateway / VoIP ABills?

Fibero fokus pada FTTH (broadband fiber). Modul VoIP/SMS gateway tidak dalam scope fase awal. Untuk notifikasi pelanggan, Fibero punya roadmap notifikasi via WhatsApp pada rilis publik.

Mau coba Fibero untuk jaringan FTTH Anda?

Alpha aktif bersama operator FTTH Indonesia. Daftar tunggu gratis, tanpa kartu kredit. Peserta early access mengunci harga 24 bulan.

Daftar tunggu Pelajari Fibero