Operasi · 8 menit

Cara migrasi ISP fiber ke sistem baru dalam 4 hari kerja

Panduan praktis migrasi data ISP fiber (pelanggan, mapping ODP, RADIUS, billing) dari tools lama ke sistem terintegrasi — dengan pilot 5 pelanggan dulu dan rollback aman.

Diperbarui · Oleh tim Fibero

Kenapa migrasi sering gagal

Sebagian besar operator FTTH yang gagal migrasi punya satu pola yang sama: mereka coba cutover 100% pelanggan dalam satu malam. Ketika ada satu modul yang tidak match (mis. profile RADIUS atau mapping ODP), semua pelanggan terdampak sekaligus. Pendekatan yang lebih aman: pilot 5 pelanggan dulu, validasi 24 jam, baru cutover bertahap per ODP.

Lima hari kerja, langkah per langkah

Hari 0: onboarding call 60 menit untuk review topologi existing dan rencana urutan import. Hari 1–2: import data via template CSV (pelanggan, paket, mapping ODP). Validation report menandai pelanggan yang ODP-nya tidak ditemukan. Hari 3: konfigurasi RADIUS + test cutover 5 pelanggan pilot. Hari 4: training tim ops 90 menit + go-live bertahap. Hari 5–14: WhatsApp support grup untuk bug fix instan.

Apa yang sering ter-skip operator

Tiga hal yang sering terlewat: (1) sample audit data pelanggan sebelum import — data sistem lama sering punya ghost customers, (2) backup config RADIUS lama untuk rollback, (3) komunikasi pelanggan untuk perubahan password PPPoE jika diperlukan. Checklist audit jaringan FTTH menutupi ini — unduh di /sumber/checklist-audit-jaringan-ftth.

Mau Fibero menangani banyak ini untuk Anda?

Aplikasi operasi ISP fiber di Indonesia. Alpha aktif, daftar tunggu gratis, mengunci harga 24 bulan.

Daftar tunggu Baca artikel lain