# Checklist Audit Jaringan FTTH

> Versi 1.0 · 31 Mei 2026 · Disusun oleh Fibero (fibero.id)
> Lisensi: bebas dipakai & dibagikan dengan atribusi.

Checklist ini untuk audit operasional jaringan FTTH (Fiber to the Home) skala 50–5.000 pelanggan. Lakukan secara berkala (rekomendasi tiap 6 bulan) atau saat onboarding tim ops baru.

---

## 1. Inventaris perangkat fisik

- [ ] Daftar OLT lengkap (merek, model, lokasi POP, IP manajemen)
- [ ] Daftar PON port aktif vs idle per OLT
- [ ] Daftar ODC (Optical Distribution Cabinet) dengan koordinat GPS
- [ ] Daftar ODP (Optical Distribution Point) dengan koordinat GPS, rasio splitter, jumlah port aktif vs idle
- [ ] Daftar feeder cable (panjang, jenis, jumlah core, jalur)
- [ ] Daftar drop cable terpasang per pelanggan
- [ ] Daftar ONT/CPE terpasang per pelanggan (SN, MAC, model)
- [ ] Inventaris MikroTik / router (model, RouterOS version, IP manajemen)
- [ ] Inventaris server (FreeRADIUS, billing, monitoring)

## 2. Topologi & dokumentasi

- [ ] Diagram topologi POP → OLT → ODC → ODP → Rumah ter-update
- [ ] Mapping pelanggan ke ODP terverifikasi (tidak ada "ghost customers")
- [ ] Foto label setiap ODP & ODC (untuk teknisi lapangan)
- [ ] Dokumentasi koneksi splitter (port → drop pelanggan)
- [ ] Riwayat perubahan topologi (commit log atau changelog manual)

## 3. Optical & power

- [ ] OTDR test per feeder cable (minimal sekali per 6 bulan)
- [ ] Optical power measurement per PON port OLT (TX power)
- [ ] Optical power measurement sampling pelanggan (RX power di ONT)
- [ ] Loss budget per drop dalam batas spec (< 28 dB untuk B+, < 32 dB untuk C+)
- [ ] Konektor terkonsep bersih (tidak ada smudge / debu)
- [ ] UPS / generator backup di setiap POP teruji setiap bulan
- [ ] Suhu rack OLT dalam batas operasional

## 4. RADIUS & autentikasi

- [ ] FreeRADIUS / RADIUS server hidup & responsif (< 50 ms)
- [ ] Shared secret tidak default / mudah ditebak
- [ ] Backup config FreeRADIUS otomatis (harian)
- [ ] Mapping username PPPoE → pelanggan terverifikasi
- [ ] Profile RADIUS sesuai paket (rate-limit, ACL)
- [ ] CoA / Disconnect-Message (RFC 5176) berfungsi (untuk isolir/restore otomatis)
- [ ] Accounting log dirotasi & disimpan minimal 30 hari (compliance)

## 5. Billing & pembayaran

- [ ] Setiap pelanggan aktif punya invoice bulanan
- [ ] Status pembayaran tersinkron dengan status RADIUS (isolir otomatis kalau lewat jatuh tempo)
- [ ] Rekonsiliasi pembayaran bank/QRIS bulanan
- [ ] Daftar piutang (aging report) di-review tiap minggu
- [ ] Audit log perubahan tarif (siapa, kapan, apa yang diubah)
- [ ] Backup database billing (harian, off-site)

## 6. Ticketing & SLA

- [ ] Sistem tiket aktif untuk laporan gangguan
- [ ] SLA target tertulis per kategori paket (mis. respons 4 jam, resolve 24 jam)
- [ ] Tiket open > SLA dilihat tiap pagi
- [ ] Penugasan tiket ke teknisi per POP (tidak overload satu orang)
- [ ] Eskalasi otomatis ke supervisor jika SLA breach
- [ ] Tiket selesai disurvei (CSAT singkat via WA)

## 7. Keamanan & kepatuhan

- [ ] Server hardening (firewall, fail2ban, SSH key only)
- [ ] Password admin di-rotate minimal 90 hari
- [ ] 2FA aktif untuk akses admin
- [ ] Audit log perubahan konfigurasi (siapa, kapan, apa)
- [ ] Backup terenkripsi & disimpan off-site
- [ ] Disaster recovery plan terdokumentasi & tested
- [ ] Compliance UU PDP 2022 (Pemrosesan Data Pribadi) — DPA dengan vendor
- [ ] Export data pelanggan tersedia kapan saja (CSV/JSON)

## 8. Monitoring & alerting

- [ ] Uptime monitoring OLT & router (Zabbix / LibreNMS / monitoring vendor)
- [ ] Alert via WhatsApp / Telegram saat OLT down > 5 menit
- [ ] Bandwidth utilization per PON port dimonitor (target < 70% peak)
- [ ] Pelanggan dengan paket terlalu besar untuk PON dipindah
- [ ] Dashboard ops harian (pelanggan aktif, tiket open, tunggakan)

## 9. Tim & SOP

- [ ] SOP onboarding pelanggan baru tertulis
- [ ] SOP gangguan lapangan tertulis
- [ ] SOP pemutusan & re-aktivasi pelanggan tertulis
- [ ] Daftar tim ops dengan role & akses ter-update
- [ ] Akses dihapus saat staf resign (off-boarding checklist)
- [ ] Training berkala (minimal 6 bulan) untuk teknisi & customer support

## 10. Business continuity

- [ ] Kontrak vendor utama (OLT, fiber, server) tersimpan dengan jelas
- [ ] Daftar kontak darurat vendor (24/7) tersedia di POP & kantor
- [ ] Surat izin & legal (ISP license, BHP frekuensi jika ada) up-to-date
- [ ] Pertanggungan asuransi infrastruktur (opsional, untuk skala besar)

---

## Catatan penggunaan

- Lakukan audit bersama minimal 2 orang (1 ops, 1 teknis)
- Setiap item yang gagal: buat tiket tindak lanjut dengan due date
- Simpan hasil audit minimal 2 tahun (jejak compliance)

**Butuh sistem yang mengotomatisasi sebagian besar audit ini?**
Fibero menyatukan peta jaringan, pelanggan, tiket SLA, RADIUS, dan billing dalam satu workspace
dengan audit log built-in. Daftar tunggu di https://fibero.id — gratis, mengunci harga 24 bulan.
