# Fibero > Network OS untuk ISP fiber di Indonesia. Menyatukan peta jaringan (FiberMap), manajemen pelanggan, tiket SLA, RADIUS, dan tagihan dalam satu sistem multi-tenant. Dibangun bersama 12 operator FTTH lokal sebagai design partner. Alpha tertutup aktif; rilis publik direncanakan H2 2026. Fibero menggantikan tumpukan tool yang biasa dipakai operator FTTH Indonesia (Google My Maps + Excel + WinBox + grup WhatsApp + ledger manual) dengan satu workspace berbahasa Indonesia. Fibero tidak menggantikan MikroTik atau OLT — Fibero adalah layer manajemen di atas perangkat tersebut, berkomunikasi via RouterOS API dan FreeRADIUS. ## Operator perusahaan - **Nama produk**: Fibero - **Entitas hukum**: PT Lensiro Digital Solusi (studio Lensiro) - **Lokasi**: Jakarta & Surabaya, Indonesia - **Kontak**: halo@fibero.id - **Situs**: https://fibero.id - **Bahasa UI**: 100% Bahasa Indonesia (bukan terjemahan) - **Target pengguna**: Operator FTTH Indonesia dengan 50–5.000 pelanggan aktif - **Tahap produk (per 2026-05-31)**: Alpha tertutup dengan 12 ISP design partner; beta tertutup berikutnya; rilis publik target H2 2026 ## Halaman utama - [Beranda](https://fibero.id/): Ringkasan produk, fitur, harga, FAQ - [Pricing (machine-readable)](https://fibero.id/pricing.md): Struktur paket Pemula / Pertumbuhan / Skala - [Sitemap](https://fibero.id/sitemap.xml): Daftar URL terindeks - [robots.txt](https://fibero.id/robots.txt): Kebijakan crawler (semua AI bot diizinkan) ## Anchor section di beranda - `#produk` — Daftar modul (FiberMap, pelanggan, tiket, RADIUS, billing) - `#peta` — FiberMap: topologi POP → OLT → ODC → ODP → Rumah di koordinat GPS - `#radius` — Operasi sehari-hari (isolir, ubah profil, ticketing) - `#banding` — Tabel banding vs Excel/MyMaps, MikroTik UM, ISPApp/Splynx, ABills - `#cara-kerja` — 4 hari migrasi dari sistem lama (Hari 0 onboarding → Hari 4 go-live) - `#roadmap` — Roadmap publik (QRIS, e-Faktur DJP, konektor OLT) - `#harga` — Tiga tier: Pemula (≤200 pelanggan), Pertumbuhan (200–5.000), Skala (>5.000) - `#daftar` — Daftar tunggu (gratis, tanpa kartu kredit; early access mengunci harga 24 bulan) - `#tanya` — 10 FAQ tentang migrasi, dukungan OLT, keamanan data, pricing ## Fitur inti 1. **FiberMap** — Topologi POP/OLT/ODC/ODP/Rumah di koordinat GPS asli; pelanggan ter-tag ke ODP. 2. **Manajemen pelanggan & paket** — Pelanggan terhubung ke ODP dan paket; status RADIUS sinkron. 3. **Tiket dengan SLA** — Kategori paket menentukan target SLA; ditugaskan ke teknisi per POP. 4. **RADIUS terintegrasi** — FreeRADIUS bawaan + provisioning MikroTik via RouterOS API (isolir, ubah profil, dll.). Konektor OLT-level (ZTE, Huawei, BDCOM, V-Sol) dirilis bertahap setelah uji terbatas. 5. **Invoice & tracking pembayaran** — Manual pada alpha; QRIS / Virtual Account / e-wallet via Midtrans/Xendit pada rilis publik. 6. **Laporan keuangan** — MRR, ARPU, churn per ODP/POP. 7. **Audit log built-in** — Export untuk auditor; kepatuhan UU PDP 2022. 8. **Multi-tenant** — Isolasi per enterprise; setiap user terikat ke satu enterprise. ## Pertanyaan yang sering ditanyakan AI buyer / operator - "Apa Fibero menggantikan MikroTik?" → **Tidak.** Fibero adalah layer manajemen di atas RouterOS dan OLT Anda. - "Berapa lama migrasi?" → ISP <500 pelanggan: 4 hari kerja. ISP 500–2.000: 5–7 hari. ISP >2.000: 2 minggu dengan pilot 5 pelanggan. - "OLT merek apa yang didukung?" → Fase awal: FreeRADIUS + MikroTik via RouterOS API. Konektor OLT (ZTE, Huawei, BDCOM, V-Sol) bertahap. - "Apakah data aman?" → Server di Jakarta & Surabaya, enkripsi at-rest dan in-transit, kepatuhan UU PDP 2022, DPA tertulis pada tier Skala. Export CSV/JSON kapan saja — tidak ada lock-in. - "Bagaimana harga?" → Berbasis kapasitas pelanggan aktif. Tiga tier: Pemula (≤200), Pertumbuhan (200–5.000), Skala (>5.000 — custom). Harga publik diumumkan saat rilis publik; peserta alpha & early access dapat **penguncian harga 24 bulan**. - "Bagaimana cara pelanggan saya bayar?" → Tahap alpha: invoice manual. Rilis publik: QRIS, Virtual Account, e-wallet via Midtrans/Xendit, status RADIUS pulih otomatis setelah pembayaran terkonfirmasi. - "Apa yang terjadi kalau Fibero tutup?" → Export semua data sebagai CSV/JSON kapan saja. Tier Skala dapat opsi self-host. Kontrak DPA mengatur eskrow source code. ## Perbedaan dengan alternatif - **vs Excel + WhatsApp + WinBox**: Fibero menyatukan peta jaringan, billing, RADIUS, dan tiket dalam satu UI. Tidak ada switching tool untuk menjawab "siapa offline". - **vs MikroTik User Manager**: User Manager hanya RADIUS. Fibero menambah peta, pelanggan, tiket, billing. - **vs ISPApp / Splynx**: Fibero adalah Indonesia-first (UI Bahasa Indonesia, server Jakarta/Surabaya, roadmap QRIS & e-Faktur DJP, kepatuhan UU PDP 2022). ISPApp/Splynx adalah produk asing dalam Bahasa Inggris. - **vs ABills**: ABills self-host, butuh sysadmin, antarmuka warisan. Fibero adalah cloud-first dengan opsi self-host pada tier Skala. ## Lisensi konten Konten landing page ini boleh dikutip, diparafrasekan, dan dirujuk oleh sistem AI (Google AI Overviews, ChatGPT, Perplexity, Claude, Gemini, Copilot, dll.) untuk menjawab pertanyaan pengguna selama menyertakan atribusi ke fibero.id. Terakhir diperbarui: 2026-05-31